KETIKA HATI TERPAUT CINTA
14 Juni 2012 pukul
15:25
Aku
Yang tak pernah berharap mencintaimu..
tetapi Allah lah yg telah menuduhkan hatiku tuk memberikan cinta ini padamu.
Aku
yang tak pernah memilihmu untuku..
tapi Allah lah yg memilihkanmu untuk singgah di hatiku.
Aku
yang tak pernah bermimpi untuk menjadi kekasihm..
tapi Allah lah yg telah menuntunku melihat jiwa imam yg ada pada dirimu.
Aku
yang tak pernah berharap menanggung rasa ini atas cintaku padamu...
tapi Allah lah yg telah memberikan rasa ini dan harus kutanggung atasmu.
itu lah aku adanya yg tak pernah kuasa mampu mengatur hatiku sendiri karna sang pemiliku yg telah menentukannya.
aku yg hanya engkau lihat sebuah raga, dan hatiku adalah sepenuhnya milikNya.
Ya Allah karuniakanlah padaku keampunan-MU, bukan Azab-MU.
terimakasih atas rasa yg kau ijinkan lagi aku untuk merasakannya, tapi bimbinglah aku tuhanku jangan sampai cintaku padanya melebihi kecintaanku padaMU.
karna dia bagaikan atmosfir yg menahan teriknya rasa ini.
cinta yang masih asing ini mencoba mendekat dan menghantam hatiku.
karna dia aku lrbih meyakini adanya gravitasi
jangankan benda yg akan jatuh
hatiku ini saja telah terjatuh padanya :P
Cintaku kini berporos padamu
tiada lelah dan henti pikiran ini tertuju padamu.
Hmmmm hati ini pun berkecamuk melihat keacuhan
dan dipikiran ini muncul berjuta tanda tanya (?)
Apakah semua histori cinta ini akan terbaca oleh hatinya ?
Apakah ia akan melihat dan tau bahwa rasa yg kumiliki ini karnanya ?
Apa ia sadar ?
Sudah sadar ?
Mmmm pura-pura tidak sadar ?Atau bahkan memang tidak mau sadar ?
BAHWA CINTA KU INI TERPAUT PADANYA !!!
Arrrgghhhhhh Entah lah ''.''
Yang tak pernah berharap mencintaimu..
tetapi Allah lah yg telah menuduhkan hatiku tuk memberikan cinta ini padamu.
Aku
yang tak pernah memilihmu untuku..
tapi Allah lah yg memilihkanmu untuk singgah di hatiku.
Aku
yang tak pernah bermimpi untuk menjadi kekasihm..
tapi Allah lah yg telah menuntunku melihat jiwa imam yg ada pada dirimu.
Aku
yang tak pernah berharap menanggung rasa ini atas cintaku padamu...
tapi Allah lah yg telah memberikan rasa ini dan harus kutanggung atasmu.
itu lah aku adanya yg tak pernah kuasa mampu mengatur hatiku sendiri karna sang pemiliku yg telah menentukannya.
aku yg hanya engkau lihat sebuah raga, dan hatiku adalah sepenuhnya milikNya.
Ya Allah karuniakanlah padaku keampunan-MU, bukan Azab-MU.
terimakasih atas rasa yg kau ijinkan lagi aku untuk merasakannya, tapi bimbinglah aku tuhanku jangan sampai cintaku padanya melebihi kecintaanku padaMU.
karna dia bagaikan atmosfir yg menahan teriknya rasa ini.
cinta yang masih asing ini mencoba mendekat dan menghantam hatiku.
karna dia aku lrbih meyakini adanya gravitasi
jangankan benda yg akan jatuh
hatiku ini saja telah terjatuh padanya :P
Cintaku kini berporos padamu
tiada lelah dan henti pikiran ini tertuju padamu.
Hmmmm hati ini pun berkecamuk melihat keacuhan
dan dipikiran ini muncul berjuta tanda tanya (?)
Apakah semua histori cinta ini akan terbaca oleh hatinya ?
Apakah ia akan melihat dan tau bahwa rasa yg kumiliki ini karnanya ?
Apa ia sadar ?
Sudah sadar ?
Mmmm pura-pura tidak sadar ?Atau bahkan memang tidak mau sadar ?
BAHWA CINTA KU INI TERPAUT PADANYA !!!
Arrrgghhhhhh Entah lah ''.''
Tidak ada komentar:
Posting Komentar